Saturday, July 24, 2010
4 komentar

Sejarah Perang Vietnam

8:59 PM

Sekilas tentang sejarah perang Vietnam, walaupun banyak banget tulisannya, tapi percaya deh, ini udah saya rangkum jadi tingal 10 % nya. Memang awal penyebab perangnya puaaaannnjang buanget. Jangan segan-segan baca ya,



Perang Vietnam, juga disebut Perang Indochina Kedua, terjadi antara 1957 dan 1975 di Vietnam. Perang ini merupakan bagian dari Perang Dingin.

Dua kubu yang saling berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam Selatan) dan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara).

Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Filipina bersekutu dengan Vietnam Selatan,
sedangkan USSR (Unisoviet) dan RRC mendukung Vietnam Utara yang merupakan kubu komunis.


Jumlah korban yang meninggal diperkirakan adalah 280.000 di pihak Selatan dan 1.000.000 di pihak Utara. Korban sipil mencapai 1.000.000 orang, tapi diperkirakan jauh lebih besar lagi.
Jumlah korban di piak Selatan :
Vietnam Selatan : tewas: 230.000, terluka: 300.000
U.SA : tewas: 58.209, terluka: 153.303
Korea Selatan : tewas: 5.000, terluka: 11.000
Australia : tewas: 520, terluka : Unknown, (mungkin dirahasiakan)

sebenarnya pihak Kamboja juga terlibat (ikut mendukung tentara Amerika) secara tidak resmi


Pihak Utara (Komunis)
Vietnam utara (NVA) : tewas: 600.000, terluka: 600.000
USSR : Tewas : Unknown, luka-luka unknown
RRC : tewas: 1.100, terluka: 4.200

Vietnam merupakan koloni Perancis, hingga akhirnya Jepang pada saat WW II, melakukan invasinya ke Asia Tenggara dan menguasai Vietnam. 1941, aktivis komunis Vietnam kembali dari pengasingannya, dan memulai pergerakan melawan Jepang. Agustus 1945, Jepang menyerah setelah di b*m atom, sehingga Ho Chi Minh dan pejuangnya segera menguasai Hanoi.

2 September 1945, Ho Chi Minh memploklamirkan kemerdekaan Vietnam dengan mengadopsi deklarasi kemerdekaan Amerika “We hold the truth that all men are created equal, that they are endowed by their Creator with certain unalienable rights, among them life, liberty and the pursuit of happiness” (Ironis, justru di kemudian hari Amerika yang menjadi lawan atas kemerdekaan mereka)

Oktober 1945, Perancis mengirimkan 35.000 orang prajuritnya untuk menyelamatkan ribuan warga perancis yang tinggal di Vietnam, dan menguasai kembali Vietnam. (sama kayak agresi Militer Belanda ke Indonesia ya?) 1946, perang teradi (dikenal dengan Perang Indochina I). 1949, Perancis membentuk Negara Vietnam Selatan, dengan pimpinannya Bao Dai. (dianggap sebagai pemimpin boneka, dan menjadi kepanjangtanganan Perancis)

1950, RRC dan Uni Soviet mengakui Vietnam Utara dibawah pimpinan Ho Chi Minh, dan mulai mengirimkan peralatan militer dan penasehat militer (termasuk instruktur militer) sementara pada tahun yang sama Amerika mulai mengirimkan penasehat militernya ke Saigon,Vietnam selatan untuk membantu tentara Perancis.

antara Maret hingga Mei 1954, terjadi pertempuran Dien Bien Phu, antara tentara Perancis dengan tentara Ho Chi Minh. Pertempuran besar itu berakhir dengan kekalahan Perancis yang mengakibatkan Perancis terpaksa mundur dari Vietnam. Melalui persetujuan Jenewa 1954, keberadaan Vietnam Utara diakui, termasuk oleh Perancis, yang segera mundur dari Vietnam.

Perancis juga menarik dukungannya terhadap Vietnam selatan, yang masih lemah, karena baru berdiri sebagai Negara.
Tugas melindungi Vietnam Selatan dari pengaruh komunis (Vietnam Utara) jatuh ketangan Amerika Serikat.

Di bawah Presiden Kennedy, Amerika menjalankan politik (Contaiment Policy) kebijakan pembendungan, untuk mencegah meluasnya pengaruh Komunis menyebar ke seluruh Dunia. Amerika memberikan bantuan peralatan militer dan penasehat militernya kepada Vietnam Selatan.

Setelah damai beberapa saat, tahun 1959, 4.000 orang gerilyawan Vietnam Utara menerobos perbatasan Vietnam Selatan, dan memulai kekacauan disekitar perbatasan. Dua orang penasehat Militer Amerika Serikat, Maj. Dale Buis dan Sgt. Chester Ovnand menjadi korban pertama dari tentara Amerika Serikat.

1961, Presiden, Kennedy mengirimkan 400 orang Special Forces (Green Berets), ini merupakan pegiriman militer terbesar pertama. Seiring dengan memanasnya kekacauan di perbatasan.
Akhir 1961, secara resmi Vietnam Selatan meminta bantuan militer Amerika Serikat, karena semakin banyaknya tentara Vietnam Utara yang menerobos ke perbatasan, dan membuat kantong-kantong pasukan di Vietnam Selatan.

Presiden Vietnam Selatan Diem, sangat tidak disukai oleh Rakyatnya, dan juga kurang disukai oleh Amerika Serikat.

Juli 1943, Jendral Vietnam Selatan, Tran Van Don, menyatakan rencananya kepada Amerika Serikat untuk melakukan Kudeta terhadap Presiden Diem. Jendral Tran Van Don, juga meminta agar Amerika tetap membantu Vietnam Selatan memerangi “pengacau” dari Vietnam Utara, setelah Presiden Vietnam Selatan Diem, tersingkir. (Tidak ada yang tahu, apakah AMerika Serikat mendukung aksi Kudeta tersebut, tentu saja itu Rahasia!!!)

2 November 1963, Presiden Vietnam Selatan Diem, dibunuh dalam Kudeta tersebut, setelah Dikhianati oleh orang-orang kepercayaannya.

Perang di perbatasan semakin memanas, dan dari perang gerilya, berubah menjadi perang terbuka. Takut akan kejatuhan Vietnam Selatan, dan meluasnya komunis, Presiden Jhonson (setelah menggantikan Presiden Kennedy yang tewas dibunuh) menyatakan akan membantu Vietnam selatan secara langsung.

Perang Vietnam dimulai

Pada akhir 1963, Amerika Serikat mengirimkan 16.300 orang tentara, serta bantuan senilai $ 500 juta. Namun demikian, tentara Amerika tidak masuk ke wilayah Vietnam Utara, mereka hanya memerangi tentara Vietnam utara yang masuk ke perbatasan. .

Pertengahan 1964, 56.000 orang tentara Vietnam utara menyerang perbatasan Vietnam selatan. termasuk menyerang kapal-kapal perang Amerika Serikat di teuk tonkin. Amerika menanggapi perang ini lebih seirus lagi.

Secara total, Amerika Serikat mengirimkan lebih dari 500.000 orang prajuritnya untuk membantu Vietnam Selatan. Sejumlah Negara kawan-kawan Amerika Serikat juga terlibat.


Perang berakhir pada tahun 1975, saat tentara Vietnam Utara memasuki ibukota Vietnam Selatan, Saigon. Pukul 8.35 pagi, warga Amerika terakhir, beserta 10 orang marinir Amerika terakhir meninggalkan Kedutaan Amerika di Saigon. Pukul 11 siang, bendera Vietnam Utara dikibarkan di Istana Presiden Vietnam Selatan. Banyak para pejabat Vietnam Selatan yang tidak sempat melarikan diri di eksekusi di jalanan.


Sumber : Wikipedia and history place.com

4 komentar:

  1. sepantas nya amerika kalah,....
    gw baca takti yg di pake hochimin rumit banget,si kecil melawan si besar,.....
    coba taktik itu di pake indonesia sendiri,...
    tapi amerika tidak pernah mengakui kekalahan na,contoh na dalam film
    THIN RED LINE

    ReplyDelete
  2. begitulah amerika...

    meu menangnya.. dan tak pernah bertanggungjawab atas apa yang telah diperbuatnya...

    ReplyDelete
  3. Buku yg dibaca Ho chi minh juga buku karangan Jendral dari Indonesia , jadi sebelum Vietnam perang Gerilya , Indonesia udah hebat dluan perang nya

    ReplyDelete

no sara...

 
Toggle Footer
Top